Bisnis

[adat][bleft]

Wisata

[budaya][twocolumns]

hukum

[hukum][bsummary]

Di Toba Samosir 40 Ribu Hektare Lahan Tidur

Di Toba Samosir Terbentang 40 Ribu Hektare Lahan Tidur

Balige, (Analisa)

Lahan kosong atau lahan tidur di Kabupaten Toba Samosir berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Toba Samosir ada seluas 40 ribu hektare.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Toba Samosir Ir. H. Silitonga masih terbentang luasnya lahan kosong atau lahan tidur tersebut disebabkan berbagai faktor, antar lain terjadinya sengketan menyangkut siapa yang menjadi pemilik lahan itu.

Akibatnya adanya sengketan yang berkepanjangan, maka bila ada niat investor untuk memberdayakan lahan itu, menjadi terganjal karena si investor tak bisa membuat perjanjian tentang pemakaian lahan tersebut.

Faktor lain yang membuat lahan kosong atau lahan tidur tersebut tidak dapat dimanfaatkan akibat pemilik kehilangan kepercayaan dimana sebelumnya setiap pengguna lahan tidak jelas menyangkut yang disebut dalam istilah Batak Pulutna Gogona.

Juga sulitnya mendapatkan para petani ulet dan rajin dan tidak adanya modal investasi membuat lahan kosong itu tidak tersentuh untuk mengolahnya menjadi lahan produktif.

Masalah lahan kosong atau lahan tidur itu menjadi skala prioritas Dinas PertanianToba Samosir dan sebagai bukti hal tersebut sudah menjadi skala prioritas instansi itu sudah melakukan observasi ke lokasi.

Tindak lanjut dari observasi itu menurut Kadis Pertanian Ir Horas Silitonga, yaitu Pemkab Toba Samosir sudah melakukan survey ke lokasi lahan kosong, misalnya Matio, Habinsaran, Borbor Balige, Dibisa dan Ajibata.

Lahan kosong atau lahan tidur itu tidak bisa dibiarkan terus harus segera dapat diproduktifkan dan kepada pemilik lahan itu diharapkan bila tidak langsung memproduktifkan bisa dengan menyerahkan kepada orang lain, tambahnya. (ep)


Selanjutnya

Mau Belajar Aksara Batak?? Klik Di sini